Others weblink

Powered by  MyPagerank.Net

Pages

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

ISLAMICFINDER

Wednesday, 30 July 2008

Islam di Akhir Sejarah

Nurfarid
Mahasiswa El Azhar University of New Damietta, Mesir

Setelah berahirnya perang dingin, keluarlah Amerika dan sekutunya (Barat) sebagai pemenang dan pengendali tunggal dunia. Sejak itu para pemikir Barat maupun non-Barat sibuk mencari hipotesa tentang bagaimana kelanjutan dari episode sejarah perjalanan umat manusia.

Adalah Francis Fukuyama, seorang ilmuwan berpengaruh di Barat melontarkan pemikirannya dalam artikel di jurnal Interest 1989 yang berjudul The End of History? Ia mengatakan bahwa setelah Barat menemukan rival ideologinya, monarki herediter, fasisme, dan komunisme, dunia telah mencapai satu konsensus yang luar biasa terhadap demoktrasi liberal. Ia berpendapat bahawa demokrasi liberal adalah semacam titik akhir dari sebuah evolusi ideologi atau bentuk final dari bentuk pemerintahan. Dalam hal ini Fukuyama sepertinya mamaksakan bangsa-bangsa non-Barat untuk mengikuti jejak langkah Barat dan menagdopsi demokrasi liberal sebagai ideologi negara.

Tesis Fukuyama ini banyak dikritik para pemikir. Kritik mereka didasarkan pada adanya dua kubu peradaban Barat yang keduanya ingin menjadi super power in the word, Amerika dan Eropa. Salah satu insiden yang menimbulkan gap di antara mereka adalah invasi AS atas Irak. Sehingga Thomas L Friedman dan Jonh Bilt (PM Swedia) bertanya, inikah akhir peradaban Barat? Begitu juga dengan Charlest A Kupchan, mengatakan bahwa perang peradaban mendatang terjadi antara Amerika dan Eropa.

Islam dan Barat
Berbeda dengan Fukuyama, Bernad Lewis melalui artikelnya yang berjudul The Roots of Muslim Rag membuat suatu paradigma bahwa setelah berahirnya perang dingin, Barat membutuhkan musuh baru yang akan menggantikan posisi komunis. Kemudian tentang siapa musuh barunya itu ia membahasnya dalam buku populer 'Islam and the West'. Sehingga dari sanalah muncul apa yang ia istilahkannya dengan benturan peradaban.

Gagasan Lewis ini diikuti muridnya, Huntington, dalam bukunya 'The Clash of Civization' and 'The Remaking and World Order'. Ia menuliskan bahwa Islam adalah satu-satunya peradaban yang pernah membuat Barat tidak merasa aman. Kemudian dia meneruskan pemikirannya ini dalam bukunya 'Who Are We?' Di sini Ia lebih jelas lagi memvonis Islam sebagai musuh Barat menggantikan posisi komunis.

Bahkan Petrick J Buchanan dalam artikelnya 'Is Islam an Enemy the United States?' ia menulis bahwa bagi sebagian orang Amerika yang mencari musuh baru untuk uji coba kekuasaan setelah runtuhnya komunis, Islam adalah pilihannya. Fenomena mutakhir seperti serangan WTC, invasi AS atas Afganistan, Irak, dan Somalia, dukunan AS atas Israel, tekanan AS atas Iran, insiden karikatur Nabi Muhammad SAW, seolah-olah membenarkan rumusan Lewis dan Huntington tentang benturan peradaban.

Bernad Lewis dan Huntington adalah ilmuwan Barat yang tak bersahabat dengan Islam. Merekalah yang sebenarnya mengompori panasnya hubungan Barat dan Islam. Berbagai mitologi dan demonologi terus dikembangkan seperti Islamic threat (ancaman Islam), Islamic peril (bahaya Islam), Islamic bomb dan sebagainya.

Islam is never die
Francis Fukuyama, Bernad Lewis, Samuel P Huntington dan para pemikir Barat lainnya yang paranoid terhadap Islam harus menengok kembali sejarah perjalanan umat manusia bahwa setiap peradaban memiliki batas waktunya dan setiap umat memiliki umurnya. Dalam hidup ini berlaku hukum alam yang tidak dapat dihindari, dielakkan dan diubah oleh akal serta tangan manusia, termasuk siklus kejayaan dan kehancuran suatu peradaban manusia. Arnold Toynbee sorang sejarawan Barat mengatakan bahwa di bumi ini telah ada sekitar 21 peradaban umat manusia yang jatuh secara silih berganti

Kalo Fukuyama mengatakan bahwa the end of history adalah peradaban Barat, maka penulis sendiri lebih yakin bahwa the end of history adalah peradaban Islam. Darimana kita tau itu, sedangkan Islam sendiri di abad modern ini belum memberikan karyanya yang khas yang menunjukan bahwa Islam akan bangkit dan menjadi akhir bagi sejarah peradaban umat manusia?

Setidaknya ada tiga alasan yang penulis jadikan sebagai sandaran. Pertama, pesan Rabbani, "Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu kami pergilirkan di antara manusia " (QS 3:140). Sepanjang sejarah, telah banyak yang berkuasa dan tidak satupun yang kekal. Sekarang, di mana peradaban Romawi? Tak ada bekasnya selain bangunan-bangunan kuno dan arsitek-arsitek material. Di mana peradaban Yunani? Musnah, tak mewariskan apapun selain filsafat nonesensial dan budaya paganisme. Di mana Peradaban Persia? Mati, Tak meninggalkan apa-apa selain cerita-cerita kuno. Dimana Uni Soviet dan komunisnya? Runtuh dan luluh. Semuanya mati dan hancur kecuali satu, umat Islam.

Kedua, pesan Nabawi. Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Qubail, Abdullah Ibnu 'Ash berkata, "Ketika kami duduk bersama Rasullah SAW, apabila ia ditanya kota manakah yang akan pertama kali dibuka, Konstantinopel atau Roma? Rasulullah SAW menjawab, Konstantinopel yang akan pertama kali dibuka, kemudian Roma." Hadits ini menerangkan kepada kita bahwa para sahabat sebenarnya sudah mengetahui bahwa Konstantinopel dan Roma akan dibuka, tapi mereka ingin mengetahui mana yang akan pertama kali dibuka.

Ini adalah kabar gembira dari Rasulullah SAW yang pasti benar adanya. Sehingga pada tahun 1453 M Konstantinopel dapat dibuka oleh Sultan Muhammad Alfaatih. Tinggal satu imperium lagi yaitu Roma. Dan sebenarnya seketika itu juga Al Faatih telah menyiapkan pasukan untuk menyambut dan menyempurnakan kabar gembira dari Nabi SAW membuka Roma, tapi itu belum tercapai. Ini adalah kehendak Allah SWT agar tersisa amal/tugas bagi kita untuk membukanya.

Ada sebgian ulama yang berpendapat bahwa arti dari kata Rumiyyah di sana bukan Roma ibu kota Italia sekarang, tapi yang diingikan adalah makna majazinya yaitu imperium Barat khususnya Amerika.

Ketiga, adanya sinyal-sinyal keruntuhan peradaban barat. Hal ini bisa dilihat dari beberapa hal seperti terjadinya krisis moral dan kehampaan spiritual masyarakat Barat. Selain itu juga muncul paradok peradaban Barat dalam menetapkan kebijakan luar negerinya dengan menggunakan politik double standar. Inilah yang menyebabkan mereka kehilangan legitimasi dari dunia international. Barat juga sudah tidak pantas lagi memimpin umat manusia, karena mereka sudah lalai untuk bersikap persuasif, akomodatif, adil dan menjadi problem slover.

Barat terlalu angkuh dan sombong dengan kemajuan yang mereka capai baik dalam bidang ilmu dan teknologi, ekonomi, militer dan sebagainya, sehingga mereka merasa kuat dan tidak ada satupun yang mampu menandingi kekuatan mereka. "Adapun kaum 'Aad mereka menyombongkan diri di muka bumi tampa (mengindahkan) kebenaran dan mereka berkata sipakah yang lebih hebat kekuatannya dari kami. Tidakkah mereka memperhatikan Allah yang menciptakan mereka. Dia lebih hebat kekuaatan-Nya dari mereka." (QS 41:15).

Dari ketiga alasan tersebut, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa kini peradaban Barat sedang menggelinding ke tepi jurang kehancuran sebagai akibat dari kelalaian, kesombongan dan kerusakan yang mereka jalankan. Munawar AM mengibaratkanya seperti menara gading atau bangunan kokoh yang perlahan tapi pasti, rayap-rayap sedang berkerumun menggerogoti tiang-tiang penyangganya. Begitu juga Bernard Shaw pernah mengatakan, "Romawi runtuh, Babylon runtuh, kini tiba giliran Amerika."

Di balik itu, arus kebangkitan Islam sudah menemukan momentumnya. Kini umat Islam sedang berjalan menuju kebangkitan peradaban Islam yang sudah diduga oleh dunia intelektual akan mengancam eksistensi peradaban Barat. Walaupun Barat berusaha semaksimal mungkin untuk membendung arus kebangkitan itu dengan berbagai strategi jahatnya seperti politik double standar, mitologi dan deminologi, paradigma kotor, dan propaganda jahat, juga invasi invasi Islam tak akan pernah mati.

Rujukan dari http://www.icmi.or.id/

Tuesday, 29 July 2008

Pompeii Kota Yang di Terbalikkan

AlQur'an menceritakan kepada kita dalam ayat berikut bahwa tidak akan ada perubahan dalam hukum Allah.

Dan mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sekuat-kuatnya sumpah; sesungguhnya jika datang kepada mereka seorang pemberi peringatan, niscaya mereka akan lebih mendapat petunjuk dari salah satu umat-umat (yang lain). Tatkala datang kepada mereka pemberi peringatan,maka kedatangannya itu tidak menambah kepada mereka, kecuali jauhnya mereka dari (kebenaran), karena kesombongan (mereka) di muka bumi dan karena rencana (mereka) yang jahat. Rencana itu tidak akan menimpa selain orang yang merencanakannya sendiri. Tiadalah yang mereka nanti-natikan melainkan (berlakunya) sunnah (Allah yang telah berlaku) kepada orang-orang yang terdahulu. Maka sekali-kali kamu tidak akan menemui penyimpangan bagi sunnah Allah. (QS Al-Fathir: 42-43)


Gambar di atas mewakili kemewahan dan kemakmuran dari kota Pompeii sebelum terjadinya bencana.

Ya, tidak akan ditemukan perubahan dalam jalan (Hukum) Allah. Siapapun yang menentang hukum-Nya dan memberontak terhadap-Nya, akan menghadapi hukum suci yang sama. Pompeii, sebuah simbul kemerosotan dari Kekaisaran Romawi yang juga terlibat dalam perilaku sexual yang menyimpang dan berakhir pula sama halnya dengan kaum Lut.

Kehancuran Pompeii disebabkan oleh letusan gunung Vesuvius. Gunung Vesuvius adalah symbol dari Italia terutama bagi kota Naples . Gunung yang membisu selama dua ribu tahun terakhir. Vesuvius yang dinamakan "Gunung Peringatan". Bukannya tanpa sebab jika gunung ini dinamakan demikian. Bencana yang menimpa Sodom dan Gomorah memiliki sangat banyak kemiripan dengan bencana yang menghancurkan Pompeii. Disebelah kanan Vesuvius terletak kota Naples dan disebelah kirinya terletak Pompeii. Lava dan debu letusan besar gunung api yang terjadi dua ribu tahun lalu melanda warga kota tersebut. Bencana yang terjadi sangatlah tiba-tiba sehingga segala sesuatunya terperangklap sebagaimana dalam kehidupan mereka sehari-hari dan sampai sekarang sama seperti yang terjadi dua ribu tahun yang lalu, seolah-olah waktu telah dibekukan.

Penghilangan Pompeii dari muka bumi dengan bencana seperti ini bukanlah tanpa alasan. Catatan sejarah menunjukkan bahwa kota tersebut adalah merupakan sarang pemborosan/foya-foya dan perbuatan menyimpang. Kota ini dikenal dengan adanya pelacuran yang sampai pada tingkat tertentu tidak diketahui lagi mana rumah pelacuran dan mana yang bukan. Tiruan alat kelamin dalam ukuran aslinya digantung di depan pintu rumah pelacuran. Menurut tradisi yang berakar dari kepercayaan Mithraic, organ seksual dan persetubuhan tidaklah seharusnya disembunyikan namun dipertontonkan secara terang-terangan.

Namun lava daari Vesuvius menyapu bersih seluruh kota dari muka bumi dalam waktu sekejap. Meskipun demikian sisi yang paling menarik dari peristiwa ini adalah bahwa tidak ada seorangpun yang selamat dari bencana letusan Vesuvius yang mengerikan ini. Sepertinya mereka sama sekali tidak menyadari bencana tersebut, seolah-olah mereka sedang terlena dalam pengaruh guna-guna. Sebuah keluarga yang sedang menyantap makanan mereka saat itu juga menjadi batu (membatu). Beberapa pasangan ditemukan membatu dimana mereka sedang melakukan hubungan badan. Hal yang paling menarik adalah bahwa terdapat pasangan yang berjenis kelamin sama dan pasangan muda-mudi yang masih kecil. Wajah dari kebanyakan jasad manusia membatu yang digali dari Pompeii masih utuh sama sekali, ekspresi wajah-wajah tersebut pada umumnya nampak kebingungan/terkagum-kagum.

Contoh lain dari mayat-mayat membatu yang digali dari penggalian yang dilakukan di Pompeii.

Kematian warga kota Pompeii yang terjadi secara tiba-tiba memiliki kemiripan sebagaimana diceritakan dalam ayat terebut diatas.

Meskpun demikian tidak banyak hal yang telah berubah sejak Pompeii dihancurkan. Daerah Naples dimana pesta pora berlaku, tidak serusak sebagaimana halnya daerah Pompeii yang tidak bermoral. Kepulauan Capri adalah asal muasal kaum homoseksual dan kaum nudist bertempat tinggal. Kepulauan Capri dilambangkan sebagai "surga kaum homo" dalam iklan pariwisata. Tidak hanya di kepulauan Capri dan di Italia saja, namun hampir diseluruh dunia dimana kebobrokan moral yang sama sedang terjadi dan orang-orang tetap bersikeras untuk tidak mengambil pelajaran dari kaum-kaum terdahulu.


Sila rujuk website bangsa yg musnah

Roda Kereta Kuda Firaun Ditemui Di Laut

77. "Dan sesungguhnya telah Kami wahyukan kepada Musa. “Pergilah kamu dengan hamba-hambaKu (Bani Israil) di malam hari maka pukullah (buatlah) untuk mereka jalan yang kering di laut itu, kamu tidak perlu takut akan tersusul dan tidak perlu khuatir (akan tenggelam),”
78. Kemudiannya Fir'aun dengan balatentaranya mengejar mereka, lalu mereka digulung oleh ombak laut yang menenggelamkan mereka.
79. Dan Firaun telah menyesatkan kaumnya dan tidak memberi petunjuk."
( Surah Taha ayat 77,78,79 )
Ayat diatas menceritakan bagaimana berlakunya kisah sang Firaun mengejar Nabi Musa sehingga akhirnya Allah SWT menurunkan mukjizat kepada Nabinya lalu Firaun ditenggelamkan Allah SWT dalam sebuah lautan. Menurut kajian lautan yang dikatakan tempat terbelahnya laut itu ialah di Teluk Aqaba, Nuweiba. Pada tahun lepas, saya sempat berkunjung ke Nuweiba yang mana ianya terletak dibahagian Sinai bertentangan pula dengan aliran laut merah. Seberang laut merah itulah kita dapat melihat dengan jelas bumi Jordan, Palestin (Israel) dan Arab Saudi. Subhanallah, air yang tenang itu rupanya menyimpan seribu satu rahsia khazanah sejarah. Patutlah ianya menjadi rebutan Israel sehingga kini.

Menurut kajian juga, seorang Arkeologi bernama Ron Wyatt ketika mana pada akhir tahun 1988 lalu telah mengatakan bahawa dia telah menemui beberapa bangkai roda kereta tempur kuno didasar laut merah. Menurutnya, mungkin ini merupakan bangkai kereta tempur Firaun yang tenggelam dilautan tersebut ketika waktu kereta tersebut digunakan untuk mengejar Nabi Musa bersama para pengikutnya. Rujuk web asal.


Roda kereta kuda yang ditemui??...

Menurut pengakuannya, beliau juga telah menemui beberapa bangkai roda kereta tempur berkuda, Wyatt bersama pasukannya juga menemukan beberapa tulang manusia dan tulang kuda ditempat yang sama. Penemuan ini sudah tentu menguatkan lagi dugaan bahawa sisa-sisa tulang belulang itu merupakan sebahagian dari kerangka para bala tentara Firaun yang tenggelam di laut Merah.


Roda yang diselaputi batu karang memandangkan usianya mencecah ribuan tahun lampau...

Selepas daripada itu, pihak Stockhlom University telah membuat kajian terhadap beberapa sisa tulang belulang yang telah ditemui itu. Maka hasilnya sememangnya benar bahawa struktur dan kandungan beberapa tulang itu telah berusia sekitar 3500 tahun silam bersamaan tahun dinasti Mesir purbakala. Bagi menguatkan dakwaan itu, menurut kajian sejarah pula peristiwa terbelahnya laut itu juga berlaku dalam kurun waktu yang sama.

Thursday, 10 July 2008

Kisah Benar - Di Amerika Satu Gereja memeluk Islam

Dari Abdullah bin 'Amr r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Sampaikanlah PesanKu Biarpun Satu Ayat..."


Asallammualaikum wbt,

Ada seorang pemuda arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan ia mampu mendalaminya. Selain belajar, ia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di Amerika, ia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah SWT memberinya hidayah masuk Islam.

Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas di dekat sebuah gereja yang terdapat di kampong tersebut. Temannya itu meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja. Mula-mula ia keberatan, namun karena desakan akhirnya pemuda itu pun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka. Ketika pendeta masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghormatan lantas kembali duduk.

Di saat itu, si pendeta agak terbeliak ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, "Di tengah kita ada seorang muslim. Aku harap ia keluar dari sini." Pemuda arab itu tidak bergerak dari tempatnya. Pendeta tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun ia tetap tidak bergerak dari tempatnya. Hingga akhirnya pendeta itu berkata, "Aku minta ia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya. " Barulah pemuda ini beranjak keluar.

Di ambang pintu, pemuda bertanya kepada sang pendeta, "Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang muslim." Pendeta itu menjawab, "Dari tanda yang terdapat di wajahmu." Kemudian ia beranjak hendak keluar. Namun, pendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memalukan pemuda tersebut dan sekaligus mengukuhkan ugamanya. Pemuda muslim itupun menerima tentangan debat tersebut.

Pendeta berkata, "Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus menjawabnya dengan tepat."Si pemuda tersenyum dan berkata, "Silakan!

Sang pendeta pun mulai bertanya, "


01. Sebutkan satu yang tiada duanya,
02. dua yang tiada tiganya,
03. tiga yang tiada empatnya,
04. empat yang tiada limanya,
05. lima yang tiada enamnya,
06. enam yang tiada tujuhnya,
07. tujuh yang tiada delapannya,
08. delapan yang tiada sembilannya,
09. sembilan yang tiada sepuluhnya,
10. sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh,
11. sebelas yang tiada dua belasnya,
12. dua belas yang tiada tiga belasnya,
13. tiga belas yang tiada empat belasnya.
14. Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh!
15. Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya?
16. Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga?
17. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya?
18. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!
19. Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diadzab dengan api dan siapakah yang terpelihara dari api?
20. Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yang diadzab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari batu?
21. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar!
22. Pohon apakah yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?"

Mendengar pertanyaan tersebut, pemuda itu tersenyum dengan keyakinan kepada Allah. Setelah membaca bismalah ia berkata,

1. Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT.
2. Dua yang tiada tiganya ialah Malam dan Siang. Allah SWT berfirman, "Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami)." (Al-Isra': 12).
3. Tiga yang tiada empatnya adalah kesilapan yang dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.
4. Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur'an.
5. Lima yang tiada enamnya ialah Solat lima waktu.
6. Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah Hari ketika Allah SWT menciptakan makhluk.
7. Tujuh yang tiada delapannya ialah Langit yang tujuh lapis. Allah SWT berfirman, "Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang." (Al-Mulk: 3).
8. Delapan yang tiada sembilannya ialah Malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah SWT berfirman, "Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat men-junjung 'Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka." (Al-Haqah: 17).
9. Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu'jizat yang diberikan kepada Nabi Musa yaitu: tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang.*
10. Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah Kebaikan. Allah SWT berfirman, "Barang siapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat." (Al-An'am: 160).
11. Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah Saudara-Saudara Nabi Yusuf .
12. Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah Mu'jizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah, "Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, 'Pukullah batu itu dengan tongkatmu.' Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air." (Al-Baqarah: 60).
13. Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah Saudara Nabi Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.
14. Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu Subuh. Allah SWT ber-firman, "Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing. " (At-Takwir: 18).
15. Kuburan yang membawa isinya adalah Ikan yang menelan Nabi Yunus AS.
16. Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Nabi Yusuf , yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, "Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlumba-lumba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala." Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka, " tak ada cercaan terhadap kamu semua." Dan ayah mereka Ya'qub berkata, "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Yusuf:98)
17. Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara Keledai. Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keledai." (Luqman: 19).
18. Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapa dan ibu adalah Nabi Adam, Malaikat, Unta Nabi Shalih dan Kambing Nabi Ibrahim.
19. Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diadzab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah SWT berfirman, "Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim." (Al-Anbiya': 69).
20. Makhluk yang terbuat dari batu adalah Unta Nabi Shalih, yang diadzab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ash-habul Kahfi (penghuni gua).
21. Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah Tipu Daya wanita, sebagaimana firman Allah SWT? "Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar." (Yusuf: 28).
22. Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah Tahun, Ranting adalah Bulan, Daun adalah Hari dan Buahnya adalah Solat yang lima waktu, Tiga dikerjakan di malam hari dan Dua di siang hari.

Pendeta dan para hadirin merasa takjub mendengar jawapan pemuda muslim tersebut. Kemudian ia pun mula hendak pergi. Namun ia mengurungkan niatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh pendeta. Pemuda ini berkata, "Apakah kunci surga itu?"

Mendengar pertanyaan itu lidah pendeta menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rupa wajahnya pun berubah. Ia berusaha menyembunyikan kekuatirannya, namun tidak berhasil. Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun ia cuba mengelak.

Mereka berkata, "Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya ia jawab, sementara ia hanya memberi cuma satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya! "

Pendeta tersebut berkata, "Sesungguh aku tahu jawapan nya, namun aku takut kalian marah." Mereka menjawab, "Kami akan jamin keselamatan anda. " Pendeta pun berkata, "Jawabannya ialah: Asyhadu An La Ilaha Illallah Wa Wa Aasyhadu Anna Muhammadar Rasulullah."

Lantas pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja itu terus memeluk agama Islam. Sungguh Allah telah menganugerahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda muslim yang bertakwa.**

* Penulis tidak menyebutkan yang kesembilan (pent.)
** Kisah nyata ini diambil dari Mausu'ah al-Qishash al-Waqi'ah melalui internet, www.gesah.net

Search This Blog