Others weblink

Powered by  MyPagerank.Net

Pages

Friday, 31 October 2008

Imam Mahdi Muncul dengan Membawa Bendera Rasulullah SAW

A. Kata sahabat RA,

“Al-Mahdi akan keluar dengan membawa bendera yang sama seperti bendera Nabi SAW iaitu tanpa jahitan, berwarna hitam dan lebar, yang mana bendera ini tidak pernah berkibar lagi setelah wafat Nabi SAW, sehinggalah saat kemunculan al-Mahdi.”

B. Kata sahabat RA,

“Al-Mahdi akan keluar daripada Makkah dengan membawa bendera Rasulullah SAW.”

C. Kata tabiin RH,

“Al-Mahdi akan membawa bendera Rasulullah SAW, lengkap dengan cap-capnya sekali.”

D. Kata tabiin RH,

“Pertama kali bendera yang akan dikibarkan oleh al-Mahdi adalah ketika perjalanannya menuju pembaiatannya di Turki.”

E. Kata Qatadah RH, sabda Nabi SAW,

“Al-Mahdi akan keluar dari Makkah menuju ke Madinah. Orang ramai akan memaksanya keluar lalu dia dibaiat antara Rukun dengan Maqam sedangkan dia tidak menyukainya.” (Nuaim bin Hammad)

Bendera Hitam yang dimaksudkan itu adalah bendera kepunyaan Rasulullah SAW dahulu. Bendera itu bukan sebarang bendera dan bukan pula calang-calang bendera. Bendera ini adalah lambang kekuasaan Islam ke atas seluruh dunia. Bendera ini adalah juga lambang kekuatan rohani para pengikutnya, yang jumlahnya tidak ramai. Bendera ini juga adalah lambang tegaknya sunnah di atas segala kebatilan dan khurafat yang sebelumnya amat bermaharaja lela. Dengan adanya bendera Rasulullah SAW ini, nasib umat Islam di seluruh dunia amatlah terbela dan digeruni oleh mana-mana lawan pun. Bendera ini adalah lambang kekuasaan Islam, yang apabila bendera ini ditegakkan, maka akan musnah dan robohlah segala kekuasaan yang bukan Islam di tangan pemegang bendera ini, iaitu Imam Mahdi.


Oleh
Yusuf bin Abdullah bin Yusuf Al-Wabil MA


AL-MAHDI
Pada akhir zaman akan keluar seorang laki-laki dari golongan Ahlul-Bait (keturunan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam) dan Allah mengokohkan Dinnul Islam dengannya pada saat itu. Dia berkuasa selama tujuh tahun. Pada waktu itu dia memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kelaliman dan kezhaliman. Pada masanya umat manusia merasakan nikmat yang belum pernah dirasakan sebelumnya; bumi rnengeluarkan tumbuh-tumbuhan, langit menurunkan hujan, dan memberikan penghasilan (kekayaan) yang tak terhitung banyaknya.

lbnu Katsir rahimahullah berkata, "Pada waktu itu banyak buah-buahan, tanam-tanaman subur, harta melimpah, kekuasaan berjalan dengan baik, agama berdiri tegak, permusuhan sirna. dan kebaikan bersemarak." [An-Nihayah Fil-Fitan wal-Ma-lahim 1:31 dengan tahqiq DR. Thaha Zaini]


NAMANYA DAN SIFAT-SIFATNYA
laki-laki ini namanya seperti nama Rasulullah saw, dan nama ayahnya seperti nama ayah Rasulullah saw. Maka dia bernama Muhammad atau Ahmad bin Abdullah. Dia berasal dari keturunan Fatimah binti Rasulullah Saw, dari anak cucu Hasan bin Ali Radhiyallahu 'anhu

Ibnu Katsir berkata tentang Al-Mahdi, "Dia bernama Muhammad bin Abdullah Al-Alawi Al-Fathimi al-Hasani radhiyallahu 'anhu." [Ibid, halamann 29].

Dan sifat-sifat tubuhnya antara lain mukanya lebar dan hidungnya mancung.

TEMPAT KELUARNYA
Al-Mahdi akan muncul dari arah (kawasan) timur. Dalam sebuah hadits dari Tsauban ra, ia berkata: Rasulullah saw bersabda:


"Akan berperang tiga orang di sisi perbendaharaanmu. Mereka semua adalah putera khalifah. Tetapi tak seorang pun di antara mereka yang berhasil menguasainya. Kemudian muncullah bendera-bendera hitam dari arah timur, lantas mereka membunuh kamu dengan suatu pembunuhan yang belum pernah dialami oleh kaum sebelummu. " Kemudian beliau Saw menyebutkan sesuatu yang aku tidak hafal, lalu bersabda: "Maka jika kamu melihatnya, berbai'atlah walaupun dengan merangkak di atas salju, karena dia adalah khalifah Allah 'Al-Mahdi'�. "[1]

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, "Yang dimaksud dengan perbendaharaan didalam hadits ini ialah perbendaharaan Ka'bah. Akan ada tiga orang putera khalifah (ia berperang di sisinya untuk memperebutkannya hingga datangnya akhir zaman, lalu keluarlah Al-Mahdi yang akan muncul dari negeri Timur, bukan dari dalam bangunan di bawah tanah Samira seperti anggapan orang-orang Rafidhah yang jahil bahwa Al-.Mahdi sekarang berada di sana dan mereka menanti keluarnya pada akhir zaman. Anggapan semacam ini merupakan igauan yang hina dari syetan, karena tidak ada dalil dan keterangannya sama sekali baik dari Al-Qur'an maupun As-Sunnah, dari perkataan atau pemikiran orang sehat maupun dari istihsam."
Selanjutnya beliau mengatakan, "Dan beliau dikukuhkan oleh penduduk masyriq (kawasan timur) yang membantunya, menegakkan kekuasaannya, dan membangun pilar-pilarnya, dan bendera mereka juga berwarna hitam, yaitu warna yang melambangkan sikap merendahkan diri, karena bendera Rasulullah saw juga berwarna hitam yang diberi nama Al-'Uqab.... Maksudnya, bahwa Al-Mahdi yang terpuji dan dijanjikan akan muncul pada akhir zaman, kemunculannya adalah dari wilayah timur dan dia dibai'at di sisi Baitullah sebagaimana ditunjuki oleh beberapa hadits. "[2]


[Disalin dari kitab Asyratus Sa'ah edisi Indonesia Tanda-Tanda Hari Kiamat, Penulis Yusuf bin Abdullah bin Yusuf Al-Wabl MA, Penerjemah Drs As'ad Yasin, Penerbit CV Pustaka Mantiq]

Dipetik dan dirujuk daripada web http://www.bicaraaddin.com/

0 comments:

Search This Blog